Breaking News

Sosok Pemeran Video Kebaya Merah Viral 16 Menit di Kamar Hotel 1710 Surabaya Bukan Bali. 

Sosok Pemeran Video Kebaya Merah Viral 16 Menit di Kamar Hotel 1710 Surabaya Bukan Bali. speciesrights.org – Sosok Pemeran Video Kebaya Merah Viral 16 Menit di Kamar Hotel 1710 Surabaya Bukan Bali. 

Halo sobat semua kembali lagi dengan admin yang selalu memberikan informasi terbaru dan menarik, Pada kesempatan kali ini admin akan membahas informasi terbaru dan terpopuler mengenai Sosok Pemeran Video Kebaya Merah Viral 16 Menit di Kamar Hotel 1710 Surabaya Bukan Bali. Disini Linklengkap nya.

Pengungkapan identitas aktor tersebut bermula dari video kebaya merah berdurasi 16 menit tanpa sensor bersama dengan situs perekaman video yang tidak senonoh.

Situs video viral TikTok, Twitter, dan Yandex Ru tercatat menemukan dirinya berada di kamar hotel 1710 di Surabaya, Jawa Timur (Jawa Timur) dan bukan di Bali seperti diberitakan.

pikir sebelumnya. Viral video wanita kebaya merah itu membuat heboh berbagai pengguna media sosial (Medso).
Hingga Minggu (11/6/2022), tautan video viral itu juga tengah dicari pengguna internet di berbagai acara media sosial.

Namun, video viral di TikTok, Twitter, Yandex Ru, dan YouTube terdiri dari klip pendek dari seluruh video tanpa sensor yang berdurasi total 16 menit. Tautan video terus dicari oleh pengguna internet di berbagai aplikasi media sosial.

“Nah, saya ingin tahu apakah Anda memiliki kebaya merah,” tanya piut*** dalam tweet. Begitu juga dengan akun @madmed**** yang mengaku penasaran dengan video Viral Red Kebaya.

“Kebaya merah apa ini?” tulisnya. Seorang netizen memberanikan karakter wanita tersebut untuk mengunggah video viral seorang wanita berbaju merah.

Akun @Clara***** memposting postingan yang berbunyi: “Mengungkap Wajah Kebaya Merah Bikin Konten Terkenal. Oh, giliran aktor terkenal, siapa tahu?” “Omong-omong, mereka yang belum pernah melihat Kebayamerah tidak akan melihatnya. Siapa pun yang mengaku pandai cwk alt** W** tidak terlalu buruk di W**.” Dia melanjutkan.

Pengunggah juga mengunggah empat foto, salah satunya adalah seorang tamu wanita dengan kebaya merah membawa asbak. Sementara itu, tiga foto lainnya memperlihatkan para wanita berpose dengan busana terbuka.

Menurut komentar, dua foto yang diunggah jelas memperlihatkan wajah seorang wanita. Wanita dengan rambut pendek sebahu itu terlihat mengenakan kemeja hitam ketat tepat di atas pusar.

Sementara itu, dua gambar lain mata wanita ini ditutupi garis hitam. Salah satu foto menunjukkan seorang wanita mengenakan kemeja hitam dan kardigan.

Dalam foto tersebut, wanita ini terlihat memikat dengan lidah yang mencuat dari bibirnya. Foto lain menunjukkan seorang wanita mengenakan kaus hijau navy berpotongan rendah tanpa lengan.

Berbeda dengan pose sebelumnya, wanita pirang cerah itu memiliki sebatang rokok yang dijepit di bibir merahnya. Gambar yang diunggah pada Minggu malam itu di-retweet oleh 1.239.566 komentar dan 6.699 suka.

“Hanya untuk memudahkan polisi,” komentar tweet @Clara***** di akun @TheCatal**. Pengunggah juga menanggapi tweet tersebut.

“Makanya target saya [email protected],” jawab Clara *****. Namun, belum dipastikan apakah heroine dalam foto tersebut adalah heroine dalam video Kebaya Merah yang viral.

Video erotis berdurasi 16 menit itu sebelumnya membuat heboh netizen di beberapa aplikasi media sosial (medsos). Video viral berdurasi 16 menit dengan sensor total kebaya merah itu mengungkap siapa aktornya, serta lokasi perekaman video porno tersebut.

Lokasi viralnya video Tiktok, Twitter, dan Yandex ru yang direkam ternyata kamar hotel nomor 1710 di kota Surabaya, Jawa Timur (Jawa Timur) dan bukan di Bali, seperti diberitakan diyakini sebelumnya.
Dunia maya juga diramaikan dengan penyebaran link dan klip pendek video viral Kebaya Merah di Tiktok, Twitter, Yandex Ru dan YouTube.

Sosok dan Lokasi Video Viral

Dalam perkembangan terbaru pemeran video mendebarkan itu, polisi mulai mengidentifikasi karakter perempuan dan laki-laki dalam video viral seorang perempuan berbaju kebaya merah.

Polisi mengunjungi 1.710 kamar hotel di Surabaya, Jawa Timur. Terlepas dari lokasi, polisi meyakini video sensasional ini direkam sebelum Juli 2022.

Polda Bali (BOLDA) sudah menyelidiki penyebaran video viral kebaya lal. Penyelidikan baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa klip video wanita berbaju merah tidak difilmkan di daerah tersebut.

Demikian disampaikan Combs Paul, Kabag Humas Polda Bali. Stephen Satake Bayo Setianto. Namun, polisi setempat masih menyelidiki dan bahkan melanjutkan patroli elektronik.

Ada juga dugaan kuat bahwa wanita yang mengenakan kebaya merah dalam video tersebut berasal dari Bali. Secara terpisah, Polres Surabaya mengunjungi kamar hotel yang diyakini sebagai lokasi perekaman video tersebut.

Lokasi syuting video tersebut konon merupakan hotel bintang lima di Kamar 1710, lantai 17, JL Sumatra, kawasan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur. Komisaris Polisi Muhammad Farkey mengatakan: “Setelah penyelidikan oleh anggota di lapangan, petugas mencocokkan lokasi atau ruangan seperti yang ditunjukkan dalam video.”

Menurutnya, video itu diambil di kamar 1710 dan akan diambil pada Juli 2022. “Dari informasi yang diterima dari staf hotel dan banyak karyawan kami, kami tahu bahwa setiap kamar akan memiliki label bebas rokok mulai Juni hingga Juli 2022,” jelasnya.

Di sisi lain, video di dalam ruangan tidak memiliki label bebas rokok. Lanjutnya: Background matras tiap lantai dipasang hanya di 1 ruangan dengan wall paper.

Identitas kamar hotel nomor 1710 itu terungkap dari latar belakang atau background petunjuk dalam adegan video viral kebaya merah. Dalam satu adegan, latar belakang fotografi besar dari sebuah kota wisata di tepi sungai dapat dilihat di luar.

Setelah memastikan bahwa kamar hotel digunakan untuk merekam adegan video, polisi juga memastikan bahwa karakter wanita dalam video itu bukan karyawan hotel.
Kepala polisi Mohammad Fakih mengatakan tidak ada dokter hotel yang mengenakan topi.

Oleh karena itu, aktor dalam video tersebut sama sekali bukan karyawan hotel. Ditreskrimsus Polda Jatim, Wakil Direktur V Cybercrime, melihat seorang pemeran utama wanita dalam video viral Kebaya Merah.

Namun, kami tidak dapat merilis informasi ini karena penyelidik terus menyelidiki. “Kami sedang mengerjakannya dan akan memberi tahu Anda jika sudah siap,” kata direktur Ditres Crimmus Porda Jatim Kombes Por Ferman, Minggu (6 November 2022).

Pada Sabtu (5/11/2022) Subdirektorat V Cybercrime Ditreskrimsus juga memeriksa lokasi kamar hotel tempat video tersebut diyakini diambil.

Plt Kasubdit Cybercrime V Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Harianto Rantesalu mengatakan, pihaknya akan terus menindak pihak yang bertanggung jawab atas video tersebut.

 Tak hanya para pelaku video kebaya merah yang viral, namun juga bagian-bagian yang terkait langsung dengan proses produksi dan distribusinya.

“Belum ada yang menghentikannya (pesta).” “Tim masih mencarinya.”

Pelaku video seram ini diancam dengan pasal 1 Pasal 27 UU ITE n. 19 2016. Pasal ini menyatakan bahwa “penyebaran dan/atau transmisi dan/atau penyediaan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang mengandung materi pornografi oleh orang tanpa hak dengan sengaja”.

Sanksi yang diatur dalam Pasal 45 UU ITE adalah penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak INR 1.000.000.000 (Rs 1 miliar).

Video Viral Kebaya Merah

Viral video kebaya merah berdurasi 16 menit tanpa sensor telah menghebohkan netizen di berbagai aplikasi media sosial (medsos) sejak akhir Oktober 2022.

Dunia maya juga diramaikan dengan beredarnya link viral dan video klip pendek dari Tiktok, Twitter dan Yandex Ru hingga YouTube. Banyak video yang ditemukan berisi klip pendek dari rekaman asli hingga 16 menit.

Video tersebut berisi adegan seorang wanita mengenakan kebaya merah melakukan hubungan mesum dengan seorang pria. Kebab merah yang dikenakan wanita dipadankan dengan rok bermotif kain high-slit.

Wanita itu juga terlihat mengenakan sepatu hak tinggi berwarna hitam. Matanya ditutup dengan kain hitam tipis.

Adegan seru dari video tersebut dimulai dengan seorang wanita berbaju merah mengetuk kamar mandi. Seorang wanita membawa asbak ke kamar hotel.

Pria itu menjawab dari balik pintu kaca. Setelah itu, pria itu keluar dari kamar mandi hanya dengan mengenakan handuk putih.

Seperti wanita, pria menutupi wajahnya dengan topeng. Adegan berikutnya berlanjut dengan wanita meletakkan asbak di atas meja.

Sementara itu, si pria meminta si wanita untuk membantu membersihkan tumpahan air di dekat tempat tidur. Wanita dengan tusuk sate merah juga setuju untuk membersihkannya.

Wanita itu meraih kain putih dan membungkuk dalam posisi duduk. Dia mengeringkan lantai putih.

Sampai saat itu, pria itu terus merekam lokasi seorang wanita yang memenangkan lantai dari belakang. Selama perekaman Anda dapat mendengar bagaimana pria itu terus-menerus mengajukan pertanyaan kepada wanita itu sampai dia mulai gagap.

Wanita itu mencoba keluar, tetapi seorang pria di tepi tempat tidur menghentikannya. Pria  itu terus memukuli wanita itu sampai dia mulai melepaskan jubah merah yang dia kenakan.

Wanita yang awalnya tampak menolak, akhirnya menuruti permintaan pria itu untuk melayani.  Belakangan, adegan porno pria dan wanita di kamar hotel berlanjut, disusul rekaman viral.

Penutup

Demikian pembahasan yang admin sampaikan mengenai Pemeran Video Kebaya Merah Viral 16 Menit di Kamar Hotel 1710 Surabaya Bukan Bali, link lengkapnya disini, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk semuanya.

 

 

Check Also

New Full Video Da Giu Moro Romeu E Giu Moro Video Twitter

New Full Video Da Giu Moro Romeu E Giu Moro Video Twitter

speciesrights.org – Bem-vindo de volta a todos os administradores que sempre compartilham informações sobre vírus. …

Leave a Reply

Your email address will not be published.